JawaPos Radar

Aplikasi Like Usung Sistem Sensor Ketat

06/07/2018, 17:01 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
aplikasi like, like aplikasi, aplikasi video like
Ilustrasi: aplikasi Like. Like terintegrasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Karena itu penyaringan konten dinilai sangat efektif. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Sistem penyaringan dan pelaporan milik Like diklaim sangat ketat. Aplikasi video pendek itu terintegrasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Karena itu penyaringan konten dinilai sangat efektif.

"Selain menggunakan kecanggihan teknologi AI, monitoring juga dilakukan oleh manusia secara manual 7x24jam untuk membangun ekosistem dan konten berkualitas tinggi untuk semua lapisan masyarakat," ujar Wakil Presiden Senior BIGO Technology Aaron Wei dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/7).

Dia menerangkan, selain tim di Indonesia, Like juga memiliki pusat Riset dan Pengembangan (R&D) di Singapura yang saat ini sedang merekrut tim yang terdiri dari 100 ahli AI dan insinyur. Mereka nantinya akan bertugas memonitoring konten video.

aplikasi like, like aplikasi, aplikasi video like
Tampilan aplikasi Like. Like terintegrasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Karena itu penyaringan konten dinilai sangat efektif. (Istimewa/Like)

"Pusat R&D ini juga bertanggung jawab untuk kemajuan serta kualitas konten perusahaan. Sistem AI yang ada inilah yang akan menghapus semua konten video negative yang diupload oleh para pengguna," terangnya.

Tidak hanya sistem kontrol konten yang komprehensif, lanjutnya, aplikasi yang dikembangkan Bigo Group ini juga memungkinkan pengguna untuk membuat konten yang unik dan super kreatif dengan berbagai efek sihirnya. Sejak 11 bulan lalu diluncurkan, Like ditujukan bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas. Bahkan saat ini Like diklaim menjadi salah satu komunitas video pendek paling populer di kalangan anak muda Indonesia.

“Aplikasi Like berkomitmen untuk membentuk sebuah komunitas video pendek yang sehat dan kreatif bagi kaum muda. Teknologi AI dan efek sihir kami yang dikembangkan secara independen memungkinkan semua lapisan masyarakat untuk menunjukkan bakat dan kreatifitas mereka,” pungkas Aaron Wei.

(fab/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up