JawaPos Radar

Dikritik Taufik Hidayat, Begini Respons PBSI

12/07/2018, 23:57 WIB | Editor: Banu Adikara
PBSI, Susy Susanti
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - PBSI menjawab kritikan pedas dari legenda bulu tangkis Taufik Hidayat soal mandeknya prestasi tunggal putra Indonesia. Kritikan terhadap PBSI dilontarkan Taufik setelah seluruh pemain tunggal putra PBSI gagal total di Indonesia Terbuka 2018 pekan lalu.

Kalah itu, Taufik mengatakan bahwa sudah saatnya PBSI mengganti tim kepelatihan sektor tunggal putra agar tidak terus-terusan seret gelar.

"Biasalah ya kalau kita kalah pasti dapat kritik. Cuma kita harus melihat dengan lebih bijak. Kalahnya dengan siapa? Karena apa?," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti.

Menurut Susy, kekalahan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di Indonesia Terbuka 2018 kemarin adalah karena faktor kurang beruntung. Mereka harus bertemu pemain-pemain papan atas dunia di babak awal.

"Jojo dan Ginting selalu babak awal ketemunya Kento Momota (Jepang) dan Viktor Axelsen (Denmark). Dua-duanya adalah pemain hebat yang bertemu di final. Kita kan harus lebih bijak," kata Susy.

Susy menuturkan, naik dan surutnya prestasi sebuah negara memang kerap terjadi. Jepang adalah contoh negara yang sedang mengalami kebangkitan besar setelah bulu tangkis mereka tertidur puluhan tahun.

"Untuk menjadi juara tidak gampang. Jepang dari tahun 60 terpuruk, dan saat ini baru ada hasilnya. Tapi tentunya kita tidak mau Indonesia mandek selama itu juga," tutupnya. (ISA)

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up