JawaPos Radar

Motor Toko (Moko)

Etalase Portabel, Siap Diajak Mengejar Konsumen

12/06/2018, 18:35 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Etalase Portabel, Siap Diajak Mengejar Konsumen
Salah satu motor toko yang dioperasikan sebagai outlet roti (bakery). (Teguh Jiwa Brata / JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ingin pemasaran jemput bola? Motor toko solusinya. Kendaraan ini bisa mengantar Anda, barang dagangan sekaligus etalasenya ke rumah konsumen. 

Kini fungsi motor tidak hanya sebagai alat transportasi. Di zaman serba sulit seperti sekarang, motor  bisa diajak mencari rezeki. Fungsi tersebut didukung dengan model atau bentuk roda tiga serta dilengkapi dengan ukuran bak besar. Cocok bagi pengusaha kelas UKM.  Gagasan itu tidak disia-siakan Dedy Gandasasmita, pengusaha spesialis fiber glass di Bogor.  Bekerjasama dengan PT Kaisar Motorindo Industri (KMI) selaku salah satu ATPM yang memasarkan motor roda tiga, Deddy berinisiatif membuat box multifungsi yang bisa digunakan untuk berdagang beraneka jenis barang.  Misalnya makanan, service mobile, hingga perpustakaan dan puskesmas keliling.

”Sasaran kami adalah pengusaha menengah ke bawah. Kalau mereka jualan mobile dengan menggunakan mobil, modalnya kan besar, makanya saya gunakan motor agar harganya terjangkau,” kata Dedy pemilik PT Putra Ganda Jaya Pratama (PGJP) yang terkenal sebagai ahlinya fiber untuk mobil dan interior kereta api. Bahkan produknya yang diberi merek DSP Styling, sudah ekspor hingga ke Amerika. "Kita sudah puluhan tahun membuat fiber, persisnya sejak tahun 1973. Namun baru dikembangkan secara spesifik pada tahun 1990-an, dan untuk usaha box motor ini baru berjalan setahun yang lalu," ujar Deddy.

Berbahan Fiber

Ide menciptakan moko berawal ketika sebuah koperasi di Cibinong ingin membuka usaha dengan konsep mirip warteg berjalan. Jadi mereka bisa mangkal di tempat-tempat keramaian. Karena Deddy tidak memproduksi motor, maka ia bekerjasama dengan PT. Kaisar Motorindo. "Kalau motor disediakan oleh Kaisar, sedangkan kami hanya memproduksi semacam boks (karoseri) berbahan dasar fiber yang dipasangkan di bagian bak motor,” kata Dudi selaku desainer DSP Styling.

Keunggulan boks motor adalah tampilannya yang unik dan kualitas tak perlu diragukan. “Meskipun ada kompetitor,  kami tidak khawatir karena dari tampilannya saja sudah unik. Kalau yang lain itu kan menggunakan alumunium jadi bentuknya hanya kotak  saja. Kesannya kaku karena alumunium itu keras juga lebih berat. Kalau menggunakan fiber, selain ringan dan mudah dibentuk, juga anti karat,” tambahnya.

Pemesanan boks harus dibayar kontan. Berbeda dengan motor, jika konsumen tidak bisa cash, pihak Kaisar menawarkan fasilitas kredit. ”Misalkan ada yang pesan dari Semarang satu unit motor plus boks, kita telepon dealer yang ada di Semarang karena harga motor di Bogor dan di Semarang kan beda, jadi kita nggak berani matokin harga motor. Nanti orang dealer di Semarang menghubungi pabrik Kaisar yang ada di Citereup. Nah dari pabrik baru motor dikirim ke kita untuk dipasangkan boks. Setelah pemasangan boks selesai, motor yang siap pakai kita kirim ke dealer, pihak dealer lah yang mengirim ke konsumen,” jelasnya.

Lama memproduksi satu buah boks sekitar  2 minggu. Diawali dengan proses cetak, finishing, safeting, painting, hingga instalasi ke unit. Proses tersebut dikerjakan 3 orang karyawan yang khusus memproduksi boks. Panjang rata-ratanya 160 cm, lebar 125 cm, tinggi 155 cm. Dudi mengungkapkan dalam sebulan rata-rata bisa menjual 4-5 boks. ”Karena masih baru, omzetnya pun berdasarkan pesanan,” lanjutnya. Dudi juga mengatakan, DSP Styling melayani pembuatan model baru sesuai permintaan tapi ada limited order, minimal 10 -20 unit, karena jika pesan satuan, mahal di biaya produksi.

Selalu Rekomendasikan Motor Kaisar

”Selama ini, konsumen moko masih berasal dari Jawa dan Sumatera, tapi kami melayani seluruh Indonesia,” kata Dudi. “Partai Demokrat juga pesan dalam rangka motor sehat dan cerdas. Satu motor puskesmas berjalan dan satu  lagi perpustakaan keliling,” sebutnya. Ada juga servis berjalan yang dipesan oleh Kaisar Motor. ”Jadi kalau di daerah-daerah ada motor yang rusak, mereka yang datang, semacam service mobile. Mereka pesan desain khusus,” tambahnya.

“Setiap ada calon konsumen yang bertanya, motornya menggunakan apa? Kami selalu merekomendasikan Kaisar karena kualitasnya sebagai motor sudah teruji dan tidak diragukan lagi. Kaisar satu-satunya motor yang sudah teruji dan bisa leasing,” kata Dudi menjelaskan.

Motor roda tiga berkapasitas mesin 150 cc dan daya angkutnya sampai 1 ton. Ada juga yang dilengkapi kanopi. Desain ini sangat nyaman, seperti berada di dalam kabin. Kanopi diproduksi oleh dealer, dan kalau ingin memakai kanopi harga motor ditambah Rp 2 juta.

Untuk memasarkan produknya, DSP styling sengaja memasang iklan, menyebar brosur, promosi via online, website dan facebook dan juga mengikuti pameran-pameran. Menurutnya kendala dalam usaha ini sangat minim,  karena sudah supplier lokal yang memasok bahan baku.

Bahkan sekarang DSP Styling sedang mengerjakan pesanan lagi dari Torabika untuk membuat moko yang akan digunakan untuk berjualan go to campus, event-event lainnya. Desainnya sendiri sedang dikerjakan oleh Dudi yang bertugas sebagai desainer.

Varian harga

Harga boks antara Rp 9 – 12 juta (kalau ditambah rak).
Harga motor, antara Rp 18 juta, Rp 20 juta, dan Rp 22 juta, tergantung tipe.
Jika ingin memesan satu paket tinggal ditambahkan saja harga boks plus motor

Jenis usaha moko

Selama ini DSP Styling  sudah memproduksi  beberapa  moko untuk memenuhi permintaan usaha. Di antaranya:

- Moko untuk warteg berjalan

- 3 Unit moko untuk berjualan cendol. Didesain  khusus ada tempat pancinya.

- Moko  puskesmas berjalan

- Moko perpustakaan keliling

- Moko service motor  berjalan

(tjb/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up