JawaPos Radar

Akademisi Unpad Ini Bilang, 9 Hari Iwan Bule Bisa Bikin Apa di Jabar?

20/06/2018, 01:48 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Iwan bule
Komjen Pol M Iriawan atau dikenala dengan panggilan Iwan Bule usai dilantik oleh Mendagri sebagai Pj Gubernur Jawa Barat. (Siti/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pelantikan Komjen Pol M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menuai respons dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Pengamat Politik Muradi yang mengaku aneh dengan kecurigaan sejumlah pihak soal jabatan baru polisi aktif yang biasa disapa Iwan Bule itu.

Muradi mengatakan, kecurigaan sebagian kalangan bahwa Iwan Bule bakal berpihak pada satu pasangan calon gubernur Jabar sangat tidak beralasan. Pasalnya, mantan Kapolda Metro Jaya itu baru dilantik Senin (18/6), sementara pemungutan suara Pilgub Jabar digelar 27 Juni mendatang.

"Pertanyaannya, selama sembilan hari menjabat Pj Gubernur bisa bikin apa? Apalagi Jabar itu kan daerahnya luas. Berbeda misalnya, maaf, kalau Jabar itu hanya sebesar Depok. Mungkin selama sembilan hari itu bisa sesuatu," ujar Muradi saat dihubungi, Selasa (19/6).

Muradi yang merupakan akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad) ini kemudian mengajak semua pihak melihat pengangkatan Iwan Bule itu sesuai konteks peraturan yang berlaku. Karena itu, tidak perlu berlebihan menanggapinya, apalagi sampai mencurigai bakal melakukan kecurangan dalam Pilgub Jabar.

"Saya pikir kecurigaan itu agak berlebihan. Konteksnya kan bisa saja bahwa pemerintah pusat ingin gubernurnya selaras dengan pusat, minimal sampai mengantarkan ke gubernur definitif," ucapnya.

Lebih lanjut Muradi juga mengajak semua pihak melihat pengalaman yang ada, saat pemerintah pusat mengangkat penjabat gubernur berlatar belakang TNI/Polri beberapa waktu lalu.

"Sampai hari ini kan enggak ada yang menunjukkan penjabat-penjabat sebelumnya berbuat curang. Sebelumnya kan ada Carlo Tewu (perwira tinggi polisi) sebagai Pj Gubernur Sulbar. Kemudian sebelumnya juga di Aceh (Soedarmo, berlatar belakang militer, Dirjen Polpum Kemendagri) enggak ada masalah," pungkasnya.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up