JawaPos Radar

Pilpres 2019

Karena Jatah Menteri, Anak Buah Megawati Yakin PKB Dukung Jokowi

13/07/2018, 00:30 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Eva Kusuma Sundari
Fungsionaris DPP PDIP Eva Kusuma Sundari yakin PKB tidak akan berani meninggalkan Jokowi. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku yakin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak akan keluar dari koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi), apabila ketua umumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi cawapres.

Fungsionaris PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan, sangat kecil kemungkinan PKB berani meninggalkan Jokowi, hanya karena Cak Imin tidak dipilih menjadi cawapres.

"Enggak sih, (tidak akan meninggalkan Jokowi)," ujar Eva di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/7).

Eva juga sesumbar, Cak Imin tetap akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Karena PKB ingin tetap berada di dalam kekuasan, karena akan mendapatkan jatah menteri di kabinet berikutnya.

"Mereka (PKB) ingin tetap berada di kekuasan dan punya banyak menteri," katanya.

Bahkan, Eva juga menegaskan, Cak Imin pada akhirnya akan duduk bersama dengan partai koalisi lainnya untuk berkomunikasi mencari jalan keluar, ketika Jokowi tak memilih cawapres dari PKB.

"Kalau enggak bisa cawapres ya di menterinya, karena PKB dapat banyak di di kabinet," ungkapnya.

Anak buah Megawati ini juga menegaskan, partai-partai koalisi pendukung Jokowi boleh saja menawarkan ketua umum atau kader lainnya untuk menjadi cawapres. Namun satu hal keputusan pada akhirnya ada di tangan Jokowi.

"Jadi boleh saja mengusulkan, dan boleh melakukan tekanan. Tapi mari beri ruang yang cukup untuk Pak Jokowi," pungkasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up