JawaPos Radar

Rame Hoax Zakat Eramas, Pembagian Dilakukan Dini Hari

14/06/2018, 17:00 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Hoax Kupon Zakat
HOAX KUPON: Seorang warga tengah menunjukkan kupon zakat bergambar Eramas di kantor pemenangan ERAMAS di Jalan A Rivai, Kota Medan, Kamis (14/6). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kupon zakat hoax yang beredar di kalangan masyarakat ternyata dibagikan pada Kamis (14/6) dini hari. Seorang warga bernama Maimun mengaku didatangi oleh beberapa orang saat dia tertidur di kawasan Simpang Aksara. 

Maimun yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak di kawasan itu pun mengaku kaget saat didatangi beberapa orang. Kemudian dia ditawari kupon yang katanya bisa dicairkan di posko ERAMAS Jalan A Rivai, Kota Medan. 

"Yah namanya mau dikasih duit mana mungkin saya tolak," kata Maimun di Posko ERAMAS, Kamis (14/6) siang. 

Hoax Kupon Zakat
Warga saat menanyakan soal kupon zakat yang diterimanya. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Lalu orang tersebut langsung memberikan kupon zakat itu kepadanya. Namun Maimun sempat bingung, karena diberi tiket dengan jumlah yang banyak. Si pemberi kupon pun berpesan agar, Maimun membagikan kepada temannya sesama tukang becak. 

"Mereka naik mobil besar gitu. Tapi lupa saya lihat platnya. Karena saya baru bangun tidur," katanya. 

Kebingungan Maimun terjawab saat salah satu kader Partai Demokrat Kota Medan mendapatinya memegang banyak kupon. Lalu Maimun dibawa ke posko pemenangan untuk memberikan klarifikasi kepada awak media yang kebetulan sedang mengkonfirmasi soal pelemik kupon itu. 

Sementara itu seluruh partai pengusung Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dengan tegas membantah kupon itu. Mereka beranggapan, ada yang sengaja membuat kekisruhan jelang pemilihan pada 27 Juni mendatang. 

"Ini bisa menimbulkan konflik. Harapan kita, semua pihak bisa menjalankan peran masing masing. Karena pilkada bisa damai. Jangan sampai Pilkada, merusak tatanan masyarakat. Mari berkompetisi dengan sehat," kata Sekretaris DPD Golkar Sumut Irham Buana Nasution. 

Untuk diketahui, Kamis (14/6) pagi sejumlah masyarakat khususnya kaum dhuafa menggeruduk posko di Jalan A Rivai untuk mencairkan kupon hoax yang diedarkan oknum tidak bertanggungjawab.

Beberapa orang yang ada di posko, langsung mengklarifikasi bahwa pihak ERAMAS sama sekali tidak pernah mengeluarkan kupon apapun terkait pembagian zakat. 

Ternyata kupon itu tidak hanya menyasar nama ERAMAS. Beberapa kupon lainnya juga menyeret nama Anif Shah, orang tua Ijeck dan Kodrat Shah selaku Ketua DPD Hanura Sumut. Bahkan beberapa masyarakat juga semoat mendatangi kantor Hanura Sumut untuk mencairkan kupon. 

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up