JawaPos Radar

Sebutkan Nama yang Dikantongi Prabowo, Sandiaga Sindir 'Toko Sebelah'

12/07/2018, 09:47 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Sebutkan Nama yang Dikantongi Prabowo, Sandiaga Sindir 'Toko Sebelah'
Sandiaga Uno. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebutkan beberapa nama yang sudah dikantongi Ketua Umum Gerindra Prabowk Subianto untuk mendampinginya pada Pilpres 2019. Dia menyindir kubu lawan yang memunculkan spekulasi di kalangan masyarakat karena tidak terbuka.

"Pada intinya saya nggak berspekulasi saya sampaikan nama-nama tersbut ada di kantong Prabowo dan kita nggak mau para wartawan itu mereka-reka, nggak mau kayak toko sebelah, ada (cawapresnya) tapi nggak mau diumumin," ujar Sandi di Balai Kota, Rabu (11/7).

Ketua Tim Pemenangan Pilpres Gerindra itu tak menampik pilihan partai semakin mengerucut. Menurutnya, salah satu yang menguat yakni calon yang diusung PKS, Ahamda Heryawan (Aher).

"Kita sih sebutin saja nama-namanya, AHY, Anies ada, Pak CT, kita sebutin juga yang menjadi konsideran Pak Prabowo, Aher ada, sembilan nama di PKS, yes, PAN empat nama, yes, jadi masyarakat juga nggak mereka-reka, kita nothing to hide, kita transparan" tegasnya.

Sebelumnya, teka-teki nama pendamping calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) semakin terang. Secara perlahan mantan Gubernur DKI Jakarta itu mulai buka suara soal daftar cawapresnya di Pilpres 2019.

Jokowi mengatakan, daftar cawapresnya sudah semakin mengerucut. Hingga saat ini, hanya menyisakan lima nama dari sebelumnya sebanyak 10 nama.

"Dari sepuluh mengerucut ke lima. Mbok sabar dulu. Kan paling tinggal seminggu, dua minggu, tiga minggu lagi," ungkap Jokowi di Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Meski demikian, Jokowi masih enggan membeberkan 5 nama itu. Ia malah meminta publik tetap bersabar menunggu waktu tepat untuk diungkap ke khalayak luas.

Begitu pula saat disinggung mengenai latar belakang 5 nama itu. Lagi-lagi Jokowi tidak memberikan jawaban pasti. "Bisa partai, bisa nonpartai, bisa profesional, bisa sipil, bisa TNI, Polri, semuanya bisa," sambungnya. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up