JawaPos Radar

Pemerintah Mau Impor Gula Lagi, Bamsoet Tak Mau Petani Merugi

19/07/2018, 04:45 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bambang Soesatyo
Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo merespons rencana pemerintah mengimpor gula mentah (raw sugar) yang akan diolah untuk konsumsi rumah tangga. Menurutnya, harus ada upaya ekstra agar Indonesia bisa mencukupi kebutuhan gula rumah tangga dari petani di dalam negeri.

Bambang mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) seyogianya terlebih dahulu menyodorkan angka riil kebutuhan gula di dalam negeri. Hal yang tak boleh dilupakan adalah ketersediaan gula produksi petani.

“Kaji dulu kebutuhan gula mentah dalam negeri sebelum melakukan impor. Perhatikan stok gula saat ini dan masa panen tebu, agar impor gula mentah yang dilakukan tidak merugikan para petani tebu,” ujar Bamsoet -sapaan akrabnya- di Jakarta, Rabu (18/7).

Legislator Partai Golkar itu juga meminta Kemenperin dan Kemendag konsisten dalam menerapkan aturan tentang importasi gula. Terlebih, sudah ada Keputusan Menteri Perindustrian Dan Perdagangan Nomor 643/MPP/KEP/9/2002 Tahun 2002 tentang Tata Niaga Gula Impor.

“Harus sesuai dengan aturan yang ada,” tegasnya.

Bamsoet menambahkan, hal lain yang perlu dilakukan saat ini adalah ekstensifikasi lahan tebu serta mendesak pengusaha agar melakukan revitalisasi pabrik gula. “Ini demi mendorong Indonesia mencapai swasembada gula konsumsi dan gula industri,” ucapnya.

Karena itu, Bamsoet meminta Kementan mencari solusi atas permasalahan yang dialami petani tebu. Antara lain kurangnya lahan tanam tebu, kesulitan dalam memperoleh bibit tebu unggul, persoalan pengairan, serta ketersediaan pupuk.

“Dengan demikian produksi gula dalam negeri meningkat dan kesejahteraan petani juga membaik. Karena banyak petani tebu yang beralih menjadi petani padi,” pungkasnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, pemerintah berencana mengimpor raw sugar. Rencananya, gula mentah itu akan diolah di dalam negeri guna dipasarkan sebagai gula untuk konsumsi rumah tangga.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up