JawaPos Radar

Atasi Kemacetan Saat Arus Balik, Begini Rekayasa Lalin Usulan Kemenhub

14/06/2018, 11:50 WIB | Editor: Mochamad Nur
Atasi Kemacetan Saat Arus Balik, Begini Rekayasa Lalin Usulan Kemenhub
Ilustrasi kepadatan arus mudik di jalan tol dari Jakarta ke wilayah timur, saat arus balik, kendaraan menuju Jakarta akan padat. (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Selain memastikan penambahan jumlah rest area, pemerintah juga ingin arus balik arah Jakarta bisa berjalan lancar dengan manajemen pengaturan lalu lintas yang baik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi menerangkan pihaknya sudah mengusulkan empat rekomendasi yang akan didiskusikan bersama dengan pihak Kepolisian beserta stakeholder lain.

“Kita sepakati empat rekomendasi. Rekomendasi pertama terlalu berisiko, rekomendasi kedua butuh diskusi khusus, rekomendasi ketiga yakni contra flow tapi akan diterapkan dimana dan indikatornya apa serta siapa pengendalinya akan kita perbaiki saat arus balik nanti, keempat menyangkut pengalihan kendaraan pribadi,” jelas Budi Setiadi di NTMC Polri, Jakarta, Kamis (14/6).

Atasi Kemacetan Saat Arus Balik, Begini Rekayasa Lalin Usulan Kemenhub
Ilustrasi kepadatan lalu lintas menuju gerbang tol (Dok.JawaPos.com)

Adapun, untuk rekomendasi keempat dijelaskan bahwa rencananya Kementerian Perhubungan akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengalihkan kendaraan pribadi ke jalan arteri sehingga tidak semuanya melewati jalan tol. Dalam hal ini persentasenya adalah 60 persen melalui jalan tol dan 40 persen lewat jalan nasional atau arteri.

“Bagaimana pola pengalihannya dan metodenya nanti dirumuskan. Bagaimana supaya tidak memunculkan adanya kemungkinan konflik baru terutama kalau lewat jalur pantura,” jelasnya.

Sebab, lanjut Budi, rata-rata pemudik yang lewat jalur Pantura adalah mereka yang menggunakan kendaraan bermotor. Dia bilang tidak lebih dari 10 persen pengguna mobil yang lewat jalur Pantura sehingga semua bottleneck ada di jalan tol.

“Pola ketiga dan keempat akan coba dimatangkan lagi, krn kepolisian yang akan perintahkan jajaran,” tuturnya.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up