JawaPos Radar

Ajakan Ustad Abdul Somad Ketika Didaulat Sebagai Duta Zakat Indonesia

12/07/2018, 02:05 WIB | Editor: Ilham Safutra
Ajakan Ustad Abdul Somad Ketika Didaulat Sebagai Duta Zakat Indonesia
Ustad Abdul Somad (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya meningkatkan kinerja penghimpunan maupun penyaluran zakat. Salah satunya meminang Ustad Abdul Somad (UAS) sebagai duta zakat Indonesia.

Peresmian UAS sebagai duta zakat itu digelar di Masjid Baitussalam, kawasan Kompleks The Green, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (11/7). Di masjid itu, UAS sekaligus menggelar tabligh Akbar sekaligus santunan kepada sepuluh pesantren penghafal Alquran dan duafa oleh Baznas.

"Alhamdulillah, Ustad Abdul Somad bersedia menjadi Duta Zakat Indonesia. Semoga nama besar dan karisma beliau semakin menggelorakan spirit kebangkitan zakat di negeri ini,” ujar Wakil Ketua Baznas Zainulbahar Noor di Masjid Baitussalam. Pengukuhan UAS sebagai Duta Zakat Indonesia dilakukan secara seremonial dengan memasangkan kain selempang oleh Zainulbahar Noor kepada ustad lulusan S1 Universitas Al-Azhar Mesir dan S2 di Moroko itu.

Ajakan Ustad Abdul Somad Ketika Didaulat Sebagai Duta Zakat Indonesia
Ustad Abdul Somad mengenakan sorban berlogo Baznas ketika didaulat sebagai Duta Zakat Indonesia. (Humas Baznas for Jawa Pos)

Menurut Zainul dai kondang yang menjadi aset bangsa itu dinilai memiliki magnet yang sangat besar dalam dunia dakwah. Baznas berharap, UAS dengan menjadi Duta Zakat Indonesia dapat mengajak masyarakat Indonesia menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. Hal itu kian mengoptimalkan gerakan zakat dan membumikan moto Kuat Karena Zakat. "Sehingga zakat dapat menjadi lifestyle di masyarakat," ujar Zainul uang juga mantan Dubes RI untuk Yordania itu.

Pada kesempatan tersebut, Ustad Abdul Somad menyampaikan tabligh akbar bertema Menjalani Kehidupan Mengikuti Sunah. Kegiatan ceramah keagamaan itu yang dihadiri ribuan jamaah. "Mari berzakat ke Baznas. Jangan sampai kita makan harta haram karena di dalamnya ada hak fakir miskin dan asnaf lainnya," ujar UAS saat menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan BAZNAS sebagai duta Zakat Indonesia sebelum memulai tabligh akbar. UAS sendiri pernah menjadi anggota Baznas Provinsi Riau periode 2009-2014 lalu.

Dalam acara itu turut hadir juga Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Mohd. Nasir Tajang, Ketua Yayasan Masjid Baitussalam Mohamad Suryo Alam, serta pengusaha dan tokoh masyarakat setempat seperti Ghozali dan Budi Sudarmono.

(jpk/wan/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up