JawaPos Radar

Belum Serahkan Gratifikasi Rp 52 Juta

Sandiaga Uno Tunggu Sinyal KPK?

13/07/2018, 05:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Sandiaga Uno Tunggu Sinyal KPK?
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menghitung seluruh gratifikasi milik Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang berupa parsel. Ada sebanyak 73 parsel senilai Rp 52 juta yang terkumpul sejak Ramadan hingga Lebaran 2018.

Namun, seluruh parsel masih berada di kediaman politikus Partai Gerindra itu. Dia mengaku akan langsung menyerahkan gratifikasi tersebut ketika mendapat perintah dari KPK.

“Kita akan serahkan begitu mendapat perintah dari KPK, dan setiap laporan terindikasi gratifikasi yang diterima ini sudah otomatis di kantor wakil gubernur kami serahkan segera mungkin sebelum batas waktu 30 hari,” ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/7).

Selanjutnya, Sandi menunggu berita acara klarifikasi dan verifikasi yang kemudian menjadi dasar terbitnya keputusan pimpinan KPK tentang penetapan status kepemilikan gratifikasi menjadi milik negara.

"Berdasarkan keputusan tersebut kami menyerahkan barang gratifikasi kepada pihak KPK. Jadi kita tampung dulu sementara setelah mendapat keputusan dari KPK nanti akan kita serahkan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono menyebut, parsel tersebut terdiri atas makanan, minuman, karangan bunga, hingga tea set.

Giri menambahkan, Sandi melaporkan sejumlah parsel itu ke lembaga antirasuah pada Selasa (3/7), dan sekarang parsel masih berada di tangan Sandi. Kata Giri, sebelum 30 hari kerja parsel tersebut akan ditetapkan statusnya.

Selain itu, Giri juga menyebut pihaknya hingga kini juga masih menganalisis dan mengklarifikasi barang yang dilaporkan Sandi, apakah nantinya lembaga antikorupsi ini akan melakukan lelang atau akan dibeli oleh negara.

"KPK masih menganalisis dan mengklarifikasi," katanya kepada JawaPos.com.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up