JawaPos Radar

Jokowi Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-72

11/07/2018, 12:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Jokowi Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-72
Presiden Joko Widodo saat menghadiri HUT Bhayangkara ke-72 di Senayan, Jakarta Pusat. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tampak hadir dalam acara Upacara Syukuran Hut Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7). Begitu pula dengan beberapa jajaran menteri Kabinet Kerja.

Jokowi -sapaannya- hadir sekira pukul 07.28 WIB dan langsung disambut oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sementara itu wakilnya, JK tiba setelahnya pada pukul 07.32 WIB.

Rencananya, Jokowi akan menjadi inspektur upacara. "Presiden bertindak sebagai inspektur upacara," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menggelar gladi resik di Istora Senayan, Selasa kemarin (10/7).

Jokowi Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-72
Presiden Joko Widodo saat menghadiri HUT Bhayangkara ke-72 di Senayan, Jakarta Pusat. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)

Dia pun mengutarakan alasan Perayaan HUT Bhayangkara ke-72 yang baru digelar di Istora Senayan hari ini. Itu lantaran pada 1 Juli lalu, masih banyak anggotanya yang bertugas mengamankan jalannya Pilkada serentak 2018. Kebanyakan dari mereka pun selesai tugas Selasa kemarin (10/7).

Perayaan HUT Bahayangkara ini kata dia tak seperti biasanya. Kali ini, Kepolisian Republik Indonesia merayakannya di dalam ruangan namun di luar markas mereka. "Tahun ini sengaja di luar tapi indor.  Kenapa indor, kita ingin berikan nuansa yang baik," tuturnya.

Polri katanya ingin menunjukkan bahwa mereka institusi sipil. Selain itu, digelar di Istora Senayan juga dalam rangka dukungan mereka dalam perhelatan Asian Games. "Oleh karena itu kita sekaligus menunjang atau mendukung promosi Asian Games," ungkapnya.

Kendatipun di dalam ruangan, upacara tetap dilakukan hanya nuansanya saja yang berbeda. Dirinya menggabungkan antara nuansa upacara di dalam ruangan dengan di luar ruangan. 

"Tetap ada inspektur upacara, komandan upacara, pemberian penghargaan, pembacaan tribata tetap ada, salam kebangsaan kepada presiden, yang membedakan acara-acara biasa semi militer," tutur Tito.

Di sisi lain, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan, perayaan HUT Bhayangkara kali ini sengaja digelar secara sederhana. Namun, acara yang jatuh tiap 1 Juli ini tak menutup semangat kebersamaan dan rasa syukur bagi anggota Polri. 

"Kami tidak ingin wah dan terlalu euforia karena beberapa waktu lalu ada rekan kami gugur dalam melaksanakan tugas," ucapnya.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up