JawaPos Radar

Amerika Stop Dukung Israel, Konflik Di Palestina Bisa Selesai

11/06/2018, 23:15 WIB | Editor: Kuswandi
Gus Yahya
Gus Yahya saat menjadi pembicara di Israel (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Spirit memperjuangkan kedaulatan kemerdekaan Palestina di mata internasional terus berkibar. Terbaru Khatib Aam Nahdlatul Ulama (NU) Yahya Cholil Staquf datang ke Israel atas nama pribadi untuk menjadi salah satu narasumber dalam diskusi yang diprakarsai oleh America Jewish Commitee (AJC) Global.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Helmy Faishal Zaini mengtakan perjuangan demi kedaulatan Palestina akan terus digelorakan. Sebab hal itu telah menjadi hak setiap negara.

Meski demikian perjuangan itu akan sulit terealisasi jika Amerika Serikat terus ikut campur tangan dalam konflik antara Palestina dan Israel. Selama ini negeri Paman Sam itu dianggap terlibat terlalu intens.

Gus Yahya
Gus Yahya saat menjadi pembicara dalam sebuah acara di Israel (istimewa)

"Ini juga pernah disampaikan pak Kyai Said Aqil Ketika Dubes Amerika datang ke kantor PBNU, disampaikan bahwa ini sikap resmi NU kepada pemerintah Amerika Serikat, setidaknya Amerika tidak terlalu jauh melakukan dukungan kepada Israel," ungkap Helmy kepada JawaPos.com, Senin (11/6).

Helmy meyakini jika Amerika berhenti ikut campur tangan, konflik antara Palestina dan Israel dapat segera diselesaikan. Sebab tanpa dukungan Amerika perlawan Israel tidak akan sesuperior saat ini.

Jika perlawan Israel mulai kendor, Helmy berpendapat Israel dapat ditekan untuk menghentikan perang dengan Palestina melalui jalur diplomasi.

"Iya (konflik bisa selesai, jika Amerika lepas tangan), kan Israel kalau enggak ada dukungan dari Amerika pasti juga spirit perlawanannya akan mengendor, dengan demikian bisa diselesaikan dengan dialog, itu yang kita harapkan sebenarnya," tegas Helmy.

Lebih jauh mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal itu mengungkapkan bahwa diplomasi merupakan jalan keluar terbaik dalam sebuah konflik. Jalur dialog ini juga yang diharapkan dapat menghentikan konflik Palestina-Israel.

"Hendaknya penghormatan terhadap kemanusiaan harus di implementasikan mengembangkan dialog terus menerus untuk menghentikan seluruh peperangan," pungkas Helmy.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up