JawaPos Radar

Warga Sleman Gempar, Terjadi Rentetan Tembakan di Kaliurang

Seorang Pria Diketahui Tergeletak di Jalan

14/07/2018, 20:22 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Penembakan
DITUTUP: Sejumlah aparat kepolisian masih menutup lokasi kejadian di Jalan Kaliurang Km. 9,5. (Ridho/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Warga di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) digegerkan dengan peristiwa penembakan yang diduga sasarannya terhadap teroris, Sabtu (14/7) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

Penembakan tersebut tepatnya terjadi di Jalan Kaliurang Km. 9,5. Hingga malam hari, aparat kepolisian masih menutup lokasi dan melakukan penyelidikan lebih jauh terkait kasus tersebut.

Seorang warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan terdengar letusan senjata api lebih dari 10 kali. Ketika itu ada 2 mobil minibus yang diparkir melintang jalan di lokasi. Tepatnya di Jalan Kaliurang km 9,5 dekat Kantor Polsek Ngaglik. "Suara tembakannya lebih kalau 10 kali," katanya.

Belum diketahui jelas apakah terjadi baku tembak, atau memang hanya dari aparat kepolisian yang sengaja mengeluarkan beberapa kali tembakan. Namun diketahui ada 1 orang yang terlihat tergeletak di jalan.

Herjuno Wiwoho, Kepala Desa Sardonoharjo, Ngaglik mengatakan, pihaknya baru mendapatkan informasi adanya peristiwa penembakan di wilayahnya tersebut. Kemudian ia berinisiatif mendatangi lokasi, namun dihalang-halangi oleh petugas yang membawa senjata laras panjang. "Dua orang yang saya lihat tergeletak di jalan. Tidak tahu meninggal atau tidak," katanya.

Lokasi kejadian ini pun masih disterilkan oleh kepolisian. Garis polisi juga melintang, memblokir jalan yang menghubungkan ke Kaliurang tersebut. Serta pengalihan arus jalan dilakukan.

Penjagaan pun diperketat, beberapa wartawan yang akan mengumpulkan data di lapangan juga sempat dihalangi oleh petugas. Bahkan ada yang diminta untuk menghapus foto-foto yang telah diambil.

Pihak kepolisian Polda DIJ pun hingga malam masih belum bisa dikonfirmasi. Kabid Humas Polda DIJ AKBP Yulianto juga sempat mengatakan, atas peristiwa itu ia belum mendapatkan laporan.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up