JawaPos Radar

Unik, Informasi Penumpang di Bandara Ini Disampaikan dalam Bahasa Jawa

14/06/2018, 16:03 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Bandara Abdulrachman Saleh
RAME: Suasana di Bandara Abdulrachman Saleh. Pengumuman di sini disampaikan dalam bahasa Jawa.  (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ada yang berbeda di Bandara Abdulrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/6). Jika biasanya, pemberitahuan bagi penumpang yang disampaikan oleh announcer, menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia, namun tidak di bandara tersebut. 

Uniknya, pengumuman bagi penumpang itu juga disampaikan dalam bahasa daerah, bahasa Jawa. Begini salah satu kutipan pengumuman yang ada di Abdulrachman Saleh. 

'Nyuwun kawigatosipun. Ngaturaken pamengkasan kagem penumpang Citilink, ingkang nomer penerbangan (sebutkan nomor penerbangan), tujuan Jakarta. Para kasumangaaken enggal-enggal minggah motor mabur. Matur nuwun'. 

Arti pengumuman itu adalah, mohon perhatian bagi penumpang Citilink dengan nomor penerbangan tujuan Jakarta. Para penumpang dipersilahkan segera naik pesawat. Terima kasih. 

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Suharno, menjelaskan, pengumuman dalam bahasa Jawa ini sudah diberlakukan sejak enam bulan belakangan. Alasannya, karena penumpang yang datang dan pergi dari Malang ini terdiri dari semua lapisan. Mulai dari pengusaha, kaum cendekiawan hingga orang desa. 

Sehingga, tidak semua mengerti arti bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Terutama bagi penumpang yang berada dari desa. 

"Namanya pengumuman kan harus memberikan informasi yang jelas. Jika penerima pengumuman tidak mengerti bahasanya kan ya tidak bermanfaat," kata Suharno, kepada JawaPos.com

Selain itu, dengan menggunakan bahasa daerah sebagai pengumuman di Bandara, menurut dia, sama artinya dengan nguri-uri budaya Jawa. Dengan begini, lanjut dia, Bandara juga ikut melestarikan penggunaan bahasa Jawa. 

Dia menambahkan, pernah membaca berita mengenai penggunaan bahasa Jawa sebagai pengumuman di bandara Dubai. Menurut dia, jika bandara di luar negeri saja concern terhadap bahasa Jawa, seharusnya orang daerah juga lebih perhatian. "Saya belum pernah membuktikan langsung (pengumuman berbahasa Jawa di bandara Dubai)," imbuhnya. 

Dia menambahkan, penggunaan bahasa Jawa ini mendapatkan respon positif bagi penumpang. Banyak yang mengaku puas dengan inovasi ini.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up