JawaPos Radar

Israel Tuduh Mantan Menterinya Jadi Mata-mata Iran

19/06/2018, 17:35 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Israel Tuduh Mantan Menterinya Jadi Mata-mata Iran
Israel tuding mantan menterinya jadi mata-mata Iran (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Layanan Keamanan Internal Israel Shin Bet menyatakan, Israel menuduh mantan Menteri Kabinet menjadi mata-mata untuk Iran. Gonen Segev yang merupakan seorang dokter medis yang menjabat sebagai Menteri Energi pada 1990-an diduga telah direkrut oleh intelijen Iran ketika tinggal di Nigeria.

Segev kemudian ditahan selama kunjungan ke Equatorial Guinea pada Mei dan diekstradisi menyusul sesuai permintaan kepolisian Israel seperti dilansir BBC pada Senin, (18/6). Lelaki berusia 62 tahun tersebut dipenjara selama lima tahun pada 2005 lalu karena menyelundupkan obat-obatan dan memalsukan paspor diplomatik.

Segev juga dicabut izin medisnya namun diizinkan bekerja sebagai dokter di Nigeria ketika pindah setelah bebas dari penjara pada 2007. Pernyataan yang dikeluarkan Sin Bet pada Senin, (18/6), mengatakan, Segev ditahan setelah kedatangannya ke Israel bulan lalu.

Segev juga telah ditanya mengenai beberapa informasi yang mengidentifikasikan bahwa ia mungkin telah berhubungan dengan agen-agen intelijen Iran dan membantu kegiatan mereka melawan Israel.

Pihak penyelidik menemukan fakta bahwa Segev telah melakukan kontak dengan pejabat di Kedutaan Iran yang berada di Nigeria pada 2012. Dia juga mengunjungi Iran dua kali.

Selain itu, Segev juga diberikan sistem komunikasi rahasia untuk mengirimi intelijen Iran pesan berkode. Shin Bet kemudian menuduh Sergev telah memberikan informasi berkaitan dengan sektor energi dan situs kemanan Israel.

Segev didakwa di pengadilan Yerusalem atas tuduhan membantu musuh selama masa perang dan spionase terhadap Israel. Ia juga didakwa melakukan beberapa pelanggaran dengan menyerahkan informasi kepada musuh pada Jumat lalu.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up