JawaPos Radar

KTT AS-Korut tak Inspirasi Tiongkok-Taiwan untuk Normalisasi Hubungan

13/06/2018, 16:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
KTT AS-Korut tak Inspirasi Tiongkok-Taiwan untuk Normalisasi Hubungan
KTT Kim-Trump tak inspirasi Tiongkok-Taiwan normalisasi hubungan (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Normalisasi hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) dalam Kerja Sama Tingkat Tinggi (KTT) di Singapura tak mendorong Tiongkok melakukan normalisasi hubungan dengan Taiwan. Hal itu disampaikan oleh salah satu perwakilan Pemerintah Tiongkok pada Rabu, (13/6).

Singapura merupakan tempat pertemuan bersejarah antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggu Korut Kim Jong Un. Pada 2015, Presiden Tiongkok Xi Jinping juga mengadakan pertemuan penting dengan Presiden Taiwan Ma Ying Jeou di Singapura.

Namun hubungan antara Tiongkok dan Taiwan telah memburuk sejak saat itu. Taiwan diklaim sebagai bagian dari wilayah Tiongkok meski Taiwan tak mau mengakuinya.

Permusuhan Tiongkok makin meruncing usai Taiwan memilih Tsai Ing Wen sebagai presiden pada 2016. Tiongkok mengatakan Tsai, yang memimpin Partai Progresif Demokrat pro-Kemerdekaan menolak mengakui Kebijakan Satu Tiongkok.

Tsai mengatakan, dia ingin mempertahankan status quo yang tak boleh diganggu oleh Tiongkok. Ia akan terus memperjuangkan demokrasi bagi Taiwan.

Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Tiongkok Ma Xiaoguang menepis anggapan pertemuan puncak Trump-Kim bisa mengarah pada normalisasi hubungan antara Tiongkok dan Taiwan. “Masalah Taiwan murni urusan internal Tiongkok. Sifatnya sangat berbeda dengan Korut-AS,” kata Ma dilansir Reuters, Rabu, (13/6).

Pertemuan puncak Xi-Ma 2015 diadakan atas dasar politik menentang kemerdekaan Taiwan dan menunjukkan Taiwan memiliki kemampuan dan kebijaksanaan untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Taiwan adalah masalah teritorial paling sensitif di Tiongkok dan merupakan titik api militer yang berpotensi berbahaya. Tiongkok meningkatkan kehadiran militernya di Taiwan pada tahun lalu, termasuk mengeluarkan jet pengebom yang terbang di sekitar pulau itu.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up