JawaPos Radar

Punya Peran Ganda, Perempuan Modern Jago Cari Penghasilan Tambahan

12/07/2018, 12:06 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Punya Peran Ganda, Perempuan Modern Jago Cari Penghasilan Tambahan
Halal bihalal Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia DPP PPLIPI untuk mengapresiasi perempuan Indonesia. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Perempuan di era modern semakin menunjukkan tajinya meneladani semangat Kartini. Tak hanya berada di dapur mengurus rumah tangga, tetapi kaum hawa saat ini semakin dinamis menempuh karir menyeimbangkan kodrat yang dimilikinya. Salah satunya dengan berdaya dan mandiri menopang perekonomian keluarga.

Dalam halal bihalal Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia DPP PPLIPI, di Gedung Smesco, Rabu (11/7), perempuan semakin maju dengan beragam profesinya. Era digital membuat perempuan mampu mandiri menghasilkan usaha sendiri lewat online. Dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perempuan mampu meraih penghasilan tambahan di samping pendapatan dari suami.

"Perempuan era modern itu luar biasa. Banyak perempuan jadi pemimpin memegang tampuk kepemimpinan. Dari mulai Presiden sampai menteri dan anggota DPR. Lihat ada Ibu Sri Mulyani, Ibu Susi Pudjiastuti, dan lainnya," kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga saat menjadi pembicara.

Puspayoga mengapresiasi kreativitas ibu rumah tangga dan UMKM saat ini yang banyak digawangi perempuan. Dari mulai bidang kuliner hingga fashion.

"Apresiasi saya karena wanita-wanita Indonesia begitu hebat. Menawarkan bagaimana mari bersinergi mewujudkan kesejahteraan ekonomi di dalam keluarga dan negara pada umumnya," tegasnya.

Ketua Umum DPP PPLIPI Indah Suryadharma Ali menjelaskan perempuan yang memiliki profesi apapun diberi wadah untuk berkiprah bagi negeri. Wadah bagi para perempuan untuk berbuat sesuatu bagi sesama perempuan Indonesia yang masih kurang beruntung, sesuai profesi, latar belakang pendidikan, maupun minatnya, baik dalam bentuk menyumbangkan pemikiran, ilmu, akses, pengalaman, peluang bahkan materi.

Acara pemberian bantuan permodalan kepada 3000 perempuan pelaku UMKM ditujukan agar perempuan Indonesia mampu menyokong perekonomian keluarga atau perekonomian rumah tangga. "Itu semuanya banyak dilakukan oleh perempuan. Dan belum lagi secara online atau digital. Maka menjadi momentum bangkitnya perempuan Indonesia," ujar Indah.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up