JawaPos Radar

Kata Ekonom Soal Manfaat BI Gairahkan Sektor Properti

08/07/2018, 07:30 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Kata Ekonom Soal Manfaat BI Gairahkan Sektor Properti
Pembangunan rumah murah (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) optimis dengan memberikan relaksasi pembelian rumah pertama bisa tanpa uang muka atau down payment (DP) dapat mendorong pertumbuhan sektor properti hingga 14 persen. Hal itu diamini Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira.

Tercermin dari sumbangan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 29 persen dari total kredit konsumsi atau setara Rp 422 triliun.

"Sementara dibanding total kredit memang masih dikisaran 8,7 persen," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (7/7).

Dari kontribusi tersebut, pertumbuhan sektor properti turut meningkatkan konsumsi bahan baku. "Sektor properti ini punya multiplier effect ke lebih dari 171 produk turunan contohnya Besi, aluminium, kaca, semen, dan plastik," tambahnya.

Sementara itu dari sisi serapan tenaga kerja, sektor properti juga menyumbang kesempatan kerja yang besar. Diharapkan, dengan semakin bergairahnya sektor properti, maka peluang kerja yang diberikan juga semakin besar.

"Dari sisi serapan tenaga kerja juga cukup signifikan karenaada 7 juta orang bekerja disektor konstruksi atau 5,5 persen dari total angkatan kerja per Februari 2018 (data BPS)," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up