JawaPos Radar

Pemerintah Masih Galau Tentukan Cara Supaya LPG Subsidi Tepat Sasaran

09/07/2018, 15:51 WIB | Editor: Mochamad Nur
Pemerintah Masih Galau Tentukan Cara Supaya LPG Subsidi Tepat Sasaran
Ilustrasi distribusi gas subsidi dan non subsidi (DOK. DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah masih galau dalam menentukan cara distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji bersubsidi supaya tepat sasaran dan berkeadilan. Sebetulnya sejak jauh hari pemerintah pernah menggaungkan rencana distribusi tertutup untuk elpiji dan dengan menggunakan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Namun kedua rencana itu tidak pernah terealisasi karena terganjal infrastruktur dan validasi data yang mutakhir. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto menuturkan cara lain yang akan dievaluasi adalah menggunakan kartu dan barcode.

“Ini lagi dikaji caranya, bisa pakai kartu bisa pakai barcode. Ini lagi dievaluasi,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto di Jakarta, Senin (9/7).

Djoko mengatakan selama ini Pertamina sudah meluncurkan LPG tiga kilogram non subsidi dengan merk dagang Bright Gas. Tujuannya supaya tidak over kuota. Kalau tidak begitu, masyarakat yang tergolong mampu dapat membeli LPG subisidi sehingga menyebabkan kelangkaan stok di lapangan.

“Kalau ada yang non subsidi diharapkan pertumbuhannya (subsidi LPG bisa berkurang), orang miskin kan berkurang kan. Nah ini bisa mencegah orang yang gak berhak supaya gak (dapat) subsidi (LPG) ini,” tuturnya.

Djoko mengatakan sebetulnya cara ini sudah diujicoba di Bali dan Batam namun pemerintah kesulitan dalam menentukan skemanya. Salah satu kendala dalam merealisasikan distribusi tertutup adalah validasi data. Untuk harga, kata Djoko, selisih antara harga LPG subsidi dan non subsidi adalah sesuai harga yang dijual ke konsumen.

“Harganya kan Rp16 ribu. Misalnya non subsidi kemarin kan Rp39 ribu kan, nah itu aja lah selisihnya,” ungkapnya.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up